3 Orang Berulah, 1 TPS di Pilkada Kota Padang Gelar PSU

3 Orang Berulah, 1 TPS di Pilkada Kota Padang Gelar PSU

JawaPos.com – Pencoblosan ulang dilakukan di TPS 10, Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (1/7). TPS dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 447 orang itu terpaksa menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pilkada Kota Padang.

Pasalnya, ditemukan tiga pemilih yang menggunakan hak suaranya, namun tidak terdaftar sebagai DPT.

“Ya, makanya kami ajukan PSU. Agar tidak menimbulkan masalah baru dikemudian hari,” terang Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Padang, Dorri Putra.

Ketua KPU Padang, Sawati mengatakan, proses pencoblosan ulang telah berjalan dengan lancar. Pencoblosan mulai dilakukan pukul 07.00 Wib hingga pukul 13.00 Wib. Kemudian, juga dilakukan penghitungan suara di TPS.

“Sama saja dengan pemilihan hari H Pilkada. Bedanya, pencoblosannya di ulang,” kata Sawati.

Dari hasil proses pemilihan ulang itu didapati hanya 210 warga dari 447 DPT yang menggunakan hak suaranya. Dari jumlah tersebut, pasangan nomor urut 1 (Emzalmi-Desri) hanya mendapat 14 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2 (Mahyeldi-Hendri) mendulang 196 suara.

Sebelumnya, hasil hitung cepat KPU Padang, pasangan nomor urut 2 (Mahyeldi-Hendri Septa) unggul telak dengan capaian 212.299 suara atau 62,9 persen. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibanding pesaingnya pasangan nomor urut 1 (Emzalmi-Desri) yang hanya meraup suara sebanyak 125.211 pemilih atau 37,1 persen.

Dari hitung cepat itu, jumlah suara sah di Pilkada Padang yang tersebar di 1.600 tempat TPS mencapai 337.545 suara dan tidak sah sebanya 3.522 suara.

Di sisi lain, terkait berapa persen pengaruh suara dari TPS 10 yang melakukan PSU itu, M Sawati tidak bisa memperkirakan pasti. Namun, menurutnya, karena pemilih di sana hanya ratusan, diyakini tidak akan berpengaruh banyak.

“Kita lihat saja nanti hasil akhirnya,” terangnya.

(rcc/JPC)