3 dari 5 Wanita Kota Batu Anggap Pakai Sex Toys Wajar

Mencengangkan, Ini Hasil Survey Radarmalang.id terhadap Penggunaan Sex Toy

KOTA BATU – Maraknya penggunaan sex toys (alat bantu sex) yang dibuktikan dengan temuan Bea Cukai Jatim II terhadap penyitaan 173 paket sex toys pada 2018 dan meningkat menjadi 190 paket sex toys pada 2019 ternyata dianggap wajar bagi beberapa perempuan di Kota Batu. Hal ini dibuktikan dengan hasil survei yang dilakukan oleh radarmalang.id ketika menelisik tanggapan 5 perempuan terhadap penggunaan sex toys hanya 2 diantaranya yang tidak menyetujuinya.

“Wajar kalau ternyata lebih banyak perempuan yang menggunakannya. Daripada dicap gampangan lebih baik menggunakan alat bantu,” ungkap SK warga Jl. Arumdalu Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu.

Wanita yang bekerja di salah satu Bank di Kota Batu ini menerangkan penggunaan alat bantu sex biasanya merupakan opsi terakhir bagi perempuan yang ingin mengetahui rasa dari sex tersebut namun terkungkung dengan adat ketimuran.

Hal senada diungkapkan oleh HNS warga Jalan Samadi Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu yang menjelaskan, penggunaan alat bantu sex biasanya didominasi oleh perempuan yang telah merasakan sex dengan pasangannya namun tidak dinikahi.



“Dan menurut saya itu wajar saja. Kalau kami (perempuan.red) sudah pernah bersetubuh namun putus dengan pasangan maka kami lebih memilih menggunakan alat bantu sex agar tidak mengulangi kesalahan yang sama,” paparnya.

Berbeda dengan Alinda Widyawati yang secara tegas tidak setuju dengan penggunaan alat bantu sex. Hal ini dikarenakan mampu mendorong rasa penasaran dan ketagihan sehingga mampu merusak moral bagi perempuan sendiri.

“Rasa penasaran itu yang membahayakan karena jika dengan mainan saja sudah ketagihan namun bagaimana dengan yang nyata,” terang Alin.

Oleh sebab itu ia menerangkan sebaiknya perempuan selalu bisa menjaga harkat, martabat, dan kehormatannya karena dirinya sendiri percaya pengguna alat bantu sex perempuan ketika telah menikah akan memiliki fantasi sex yang tidak normal.

“Saya belajar dari teman tentang hal ini. Dia gagal berumah tangga hingga 2 kali karena fantasi sex yang berlebihan,” tandasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Ilustrasi: Bagas
Penyunting: Fia