3 Bulan Lagi, Rehab Gedung SDN Lombok Tuntas

MALANG KOTA – Rehabilitasi gedung SDN 2 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, yang porak-poranda akibat gempa itu terus berlanjut. Sejak mulai dibangun pada 21 Juli lalu, saat ini pengerjaannya sudah mencapai 40 persen.

Rehab yang diinisiasi oleh Jawa Pos Radar Malang dan tiga instansi lain itu diharapkan rampung secepatnya sehingga bisa difungsikan.

Ketiga instansi itu adalah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronik (PPPPTK-BOE).

Tim Teknis Apersi Jatim Wibisono Santoso menyatakan, tim konstruksi sedang konsentrasi menggarap gedung.

Pihaknya optimistis bisa menuntaskan sesuai target. ”Alhamdulillah tidak ada kendala. Pengerjaan sudah berjalan sekitar tiga pekan,” ujar Wibisono kemarin.

Bersamaan Hari Raya Idul Adha ini, pengerjaan konstruksi diliburkan untuk sementara. Namun Senin (12/8) pengerjaan dilanjutkan. Tim teknis menargetkan penuntasan pengerjaan gedung sekolah yang berkapasitas 200 siswa itu tiga bulan lagi.

Wibisono menyebutkan, ada empat ruang kelas yang direhab. ”Kami upayakan lebih cepat, sebelum target. Mungkin akhir September,” terangnya.

Sebelumnya, tim Jawa Pos Radar Malang bersama disdik dan Apersi Jatim meninjau bangunan SDN 2 Tanjung di Dusun Nyangget, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Kala itu kondisi bangunannya hancur akibat gempa yang mengguncang Sulteng.

Wibisono menambahkan, setelah gempa, bangunan di SDN 2 Tanjung itu masih menyisakan 3 ruang kelas di lantai 1. Sedangkan sejumlah ruang kelas di lantai 2 hancur.

Dalam merehab gedung SDN 2 Tanjung, Wibisono mendatangkan material dan tenaga kerja 90 persen dari Malang. Sebanyak 4 ruang kelas yang akan dibangun masing-masing berukuran 8×7 meter.

Untuk bangunan lantai 1 yang masih berfungsi, menurut dia, juga akan dipermak. ”Sekarang siswa masih melangsungkan pelajaran di luar kelas, dengan menggunakan tenda. Mudah-mudahan pembangunan segera rampung dan bermanfaat,” pungkasnya.

Pewarta : Fajrus Shidiq
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Mahmudan