Ajak Petani Kopi Naik Level, Mahasiswa Unikama Kenalkan SoeMawe Coffee

MALANG KABUPATEN – Kopi dari Sumbermanjing Wetan (Sumawe) mungkin tidak setenar Dampit atau Jambuwer.

Tapi, lewat tangan-tangan kreatif mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ini diharapkan kopi dari Sumawe bisa terangkat.

Adalah kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unikama yang melakukan rebranding terhadap kopi produksi Sumawe.

Bila sebelumnya, kopi Sumawe dijual dalam bungkus-bungkus plastik biasa, tapi kini dikemas kekinian.

SoeMawe Coffee, begitulah nama baru untuk kopi Sumawe kreasi mahasiswa Unikama. Kopi dijual Rp 9.000 untuk kemasan 100 gram.



“Kami lihat di sini penghasil kopi, selain tebu tentunya. Orang-orangnya juga kebanyakan penyuka kopi, jadi kenapa tidak kami buat branding SoeMawe Coffee ini,” ujar Sukma Riski Lestari, Koordinator KKN Unikama Desa Sumbermanjing Wetan.

Mengusung nama lain Sumbermanjing East Coffee, kopi hasil branding ini pun diharapkan bisa naik kelas. Pasalnya, selain membuat varian kopi hitam original, mereka juga membuat varian rasa vanilla latte dan chocolate.

“Kami buat separuh kopi separuh varian rasa. Responnya positif,” papar mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unikama ini.

Sukma mengatakan, proses pengolahan kopi sudah memanfaatkan teknologi. Di antaranya, proses roasting dengan oven.

Semua proses, bisa dilakukan oleh warga. “Kami buat penyuluhan di Balai Desa. Kami mendatangkan Barista. Juga dosen Unikama untuk memaparkan strategi pemasaran kopi,” jelas dia.

Sementara itu, Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian, MSi berharap, program branding kopi ini terus berlanjut.

“Ini kan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat. Intinya pemberdayaan masyarakat. Jadi kalau ada potensi masyarakat yang bisa dikembangkan dan butuh pendampingan kampus saya rasa bisa dilanjutkan dan tidak berhenti sampai di sini,” tutup Pieter.

Pewarta: Elfran Vido
Foto : Elfran Vido
Editor : Indra Mufarendra