22 Tahun Menghilang, Mayat Pria AS Ditemukan Google Maps

JawaPos.com – Google Maps rupanya tidak hanya berfungsi sebagai peta digital, namun juga memiliki peran untuk fungsi lain. Layanan milik raksasa mesin pencari itu tanpa disengaja membantu menemukan orang yang telah hilang selama puluhan tahun.

Dikutip JawaPos.com dari BBC, Selasa (17/9), seorang pria yang hilang dua dekade lalu di Florida, Amerika Serikat (AS), ditemukan di sebuah mobil yang tenggelam dan terlihat di Google Maps. Pria tersebut bernama William Moldt yang dilaporkan hilang dari Lantana, Florida, AS pada 7 November 1997 silam.

Pria nahas itu diketahui tak kembali ke rumah sejak pamit keluar malam ke sebuah klub ketika dia berusia 40 tahun. Sejak saat itu, kabar darinya tak pernah terdengar lagi dan dia tak diketahui keberadaannya.

Investigasi orang hilang lantas diselidiki polisi, tetapi kasusnya terhenti karena tak kunjung ditemukan selama bertahun-tahun. Pada 28 Agustus lalu, atau tepatnya 22 tahun kemudian, polisi mendapat laporan sebuah mobil yang ditemukan di sebuah kolam di Moon Bay Circle, Wellington, AS.

Lokasi mobil yang ditemukan setelah 22 tahun menghilang. (Insider)

Ketika kendaraan diangkat dari air, sisa-sisa kerangka ditemukan di dalamnya. Satu minggu kemudian, jenazah diidentifikasi secara positif sebagai William Moldt. “Mobil Moldt ditemukan oleh seorang penduduk sebelumnya di daerah itu setelah melakukan pencarian Google,” kata polisi di wilayah tersebut.

Sebuah laporan oleh Charley Project, sebuah pangkalan data online di AS, menyebut bahwa kendaraan itu jelas terlihat di foto satelit Google Earth di daerah itu sejak 2007. Namun tampaknya tidak ada yang menyadarinya hingga 2019.

Kantor Sheriff District Palm Beach mengatakan kepada BBC bahwa Moldt diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya tercebur ke kolam. Salah seorang petugas menuturkan bahwa selama penyelidikan awal atas kepergiannya, tidak ada bukti yang bisa mengungkap kasus tersebut sampai saat ini.

“Anda tidak dapat menentukan apa yang terjadi bertahun-tahun yang lalu, apa yang terjadi,” kata juru bicara kepolisian Therese Barbera. “Yang kita tahu adalah dia menghilang dari muka bumi, dan sekarang dia ditemukan,” lanjutnya.

Barbera mengungkapkan, tetangga Moldt yang melaporkan ihwal adanya mobil yang tenggelam. Dia pun mengaku tidak mengetahui bahwa warga yang yang menemukan mobil tersebut menggunakan Google Maps.

Pada malam kepergiannya, Moldt meninggalkan klub sekitar pukul 23:00 waktu setempat (03:00 GMT). Hal tersebut diketahui pada laporan Sistem Orang Hilang dan Tidak Dikenal Nasional.

Moldt diketahui merupakan seorang lelaki pendiam yang tidak banyak bersosialisasi, tidak tampak mabuk, dan memgendarai mobil sendirian. “Dia juga bukan peminum sering tetapi memang memiliki beberapa minuman di bar,” kata laporan itu.

Moldt kala itu sempat menelepon pacarnya sekitar pukul 21:30 Untuk memberitahu bahwa dia segera pulang. Namun kabar Moldt tidak pernah terdengar lagi. Kini, keluarga Moldt telah diberitahu tentang penemuan jenazah korban.