12 Peserta Demo Terluka di Kericuhan Depan DPRD Kota Malang, Ada yang Kena Tusuk

KOTA MALANG – Kelompok mahasiswa, Aliansi Demokrasi untuk Rakyat dan Front Rakyat Melawan Oligarki yang melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD memilih untuk membubarkan diri sore ini, Selasa (24/9)

Hal itu disampaikan oleh Jubir Forum Rakyat Melawan Oligarki, Al Mushoffa saat berdialog dengan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika . Al Mushoffa menegaskan, pihak ya akan fokus untuk membawa teman-teman unjuk rasanya ke rumah sakit.

“Setelah tadi ada aksi chaos, kami akan fokus untuk mengobati teman-teman kami yang terluka dan membubarkan diri. Kalau ada yang berdemo lagi itu bukan dari kita dan kami tetap akan menyemangati,” tegas dia.

Ia juga menjelaskan ada kurang lebih 12 temannya yang terluka saat aksi ricuh tadi. “Ada yang dipukuli, ada yang ditusuk, rencananya akan kami visum,” tuturnya.

Saat disinggung di rumah sakit mana para pengunjuk rasa dirawat, Al Mushoffa mengatakan ada beberapa rumah sakit yang dituju.

“Tersebar, nanti kita prescon lagi setelah kami fokus kepada teman-teman kami ini,” tuturnya.

Sementara itu, usai memilih untuk membubarkan diri, terpantau ada massa yang baru datang dan kemungkinan akan melakukan aksi lanjutan di depan gedung DPRD Kota Malang.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: BOb Bimantara Leander
Penyunting: Fia