115 Tahun, Taman Harapan Malang Jaga Komitmen Cetak Generasi Cerdas, Berkarakter dan Jujur

KOTA KOTA – Yayasan Pendidikan Taman Harapan tepat berumur 115 tahun, Sabtu (17/11). Ini menjadikan Taman Harapan sebagai salah satu yayasan pendidikan tertua yang eksis di Kota Malang.

Sejumlah acara pun digelar untuk merayakan Hari Jadi Yayasan Pendidikan Taman Harapan selama dua hari. Yakni Jumat (16/11) dan Sabtu (17/11). Mulai dari jalan sehat, lomba tari, lomba mewarna, lomba fotogenik, lomba menggambar, lomba melukis, lomba menggambar poster, hingga lomba jurnalistik.

Peringatan HUT ke-115 Yayasan Pendidikan Taman Harapan itu juga dimeriahkan pentas seni, pameran lukisan, drama musikal, peraturan baris berbaris (PBB), tarian, hingga wushu. Kegiatan tersebut diikuti ratusan orang. Yakni guru, siswa, dan wali murid dari KB-TK-SD-SMP-SMA Taman Harapan.

Sejumlah jajaran pimpinan/ pengurus yayasan juga ikut hadir. Mulai dari Ketua Umum Yayasan Pendidikan Taman Harapan Malang Prof Dr Ir Tjaturono MMT, Ketua Pembina Prof Dr Siusana Kweldju, Prof Dr Ir Lily Montarcih Limantara MSc serta para kepala sekolah Yayasan Taman Harapan dari KB-TK, SD, SMP hingga SMA.

Wakil Wali Kota Malang Ir Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam acara tersebut menaruh harapan besar kepada Yayasan Pendidikan Taman Harapan.



”Selamat ulang tahun yayasan, semoga siswa dan para alumninya semakin berprestasi dalam membangun negeri dan selalu bisa berpacu membangun Kota Malang jadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Taman Harapan Prof Dr Siusana Kweldju menyatakan bahwa sekolah yang pada tahun 1903 dirintis oleh etnis Tionghoa itu selalu berkomitmen memberikan pendidikan terbaik. Juga menghasilkan anak-anak bangsa yang cerdas dan berkarakter.

”Taman Harapan sebagai lembaga pendidikan yang sudah ada sejak 1903 terus berkomitmen membentuk generasi penerus yang cerdas, jujur dalam perkataan dan perbuatan,” ujarnya.

Pewarta: Adel
Editor: Amalia
Penyunting: Indra Mufarendra