10 Korban Gamparan Motivator Agus Piranhamas Jalani Konseling dan Trauma Healing

KOTA MALANG – 10 siswa korban penamparan motivator Agus Setiyawan alias Agus Piranhamas menjalani konseling dan trauma healing dalam bentuk home visiting untuk memulihkan mental pasca mengalami kekerasan pada Kamis (18/10) lalu.

Hal itu diketahui saat kunjungan ke salah satu rumah korban, berinisial NFAK di Desa Mulyoagung, kecamatan Dau oleh Polres Malang Kota yang dipimpin langsung Kapolres Makota, AKBP Dony Alexander, Minggu (20/10).

“Setelah kejadian kemarin tentunya kami bertanggung jawab untuk menghilangkan rasa trauma. Biar apa? biar mereka tidak takut lagi dan bisa melanjutkan pendidikan dengan tenang,” tutur Dony.

Dony menjelaskan, konseling tersebut berupa kunjungan secara rutin ke rumah setiap korban. Selain itu, ia juga mengerahkan tim yang berlatar belakang psikolog untuk menyembuhkan trauma korban.

“Kita akan dampingi terus secara rutin mulai hari ini, dan juga kita kerahkan tim psikolog yang akan mendalami masalah-masalah serta memberikan konseling ke korban. Hal itu supaya para korban kembali bersemangat,” ujarnya kepada media setelah menemui empat dari 10 korban Agus Piranhamas, yakni AP, NFAK, WPP, dan JW.

Dony melanjutkan, konseling akan rutin dilakukan hingga psikolog memutuskan kondisi mental para korban pulih sepenuhnya.

Sementara itu, Senan, ayah korban berinsial NFAK mengatakan, kedatangan polisi membuatnya merasa aman. “Ya sempat khawatir karena anak saya ketakutan. Tapi karena polisi memberikan bantuan (berupa konseling) saya jadi lega dan merasa aman,” ujar pria yang sehari-hari berdagang nasi goreng itu.

Sebagai informasi, saat ini pelaku kekerasan sekaligus motivator Agus Setiyawan atau Agus Piranhamas sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan saat ini sedang dalam proses penyidikan polres Makota.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia