10 Hari, Pendaftaran Pileg Masih Sepi

KEPANJEN – Ada 16 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 yang sepertinya masih malu-malu untuk mendaftarkan calon legislatif (caleg)-nya ke KPU Kabupaten Malang. Buktinya, jadwal pendaftaran yang dibuka sejak 4 Juli lalu masih sepi.

”Iya, belum ada yang mendaftar sama sekali,” terang Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Malang Abdul Holik.

Jika dihitung hingga kemarin (13/7), sepinya pendaftaran Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Malang sudah berlangsung selama 10 hari. Dan 16 parpol peserta pileg pun harus segera bergerak. Sebab, jadwal pendaftaran hanya dibuka KPU hingga 17 Juli mendatang.

”Perkiraan kami, puncak pendaftaran akan terjadi pada H-1 dan hari terakhir,” tambah Holik.

Untuk mengantisipasi kepadatan pendaftar, penambahan jumlah petugas pun sudah disiapkan KPU Kabupaten Malang. Langkah antisipasi itu memang tepat dilakukan. Karena pendaftaran pileg kali ini memberi kuota yang cukup banyak untuk parpol.

Masing-masing boleh mendaftarkan 50 caleg. Jika 16 parpol memenuhi kuota maksimal tersebut, artinya bakal ada 800 caleg dari Kabupaten Malang.

”Untuk satu daerah pemilihan (dapil), kami siapkan satu tim yang terdiri dari empat orang. Jika volume pendaftarannya meningkat, akan kami tambah masing-masing dua tim untuk setiap dapil,” sambung Holik.

Dari pengamatan KPU, beberapa parpol diketahui mulai mempersiapkan beberapa berkas pendaftaran.

”Untuk hari Minggu (15/7) yang sudah konfirmasi dari Partai Perindo dan Senin rencananya PDIP dan Berkarya,” kata dia. Hingga kemarin, 11 parpol masih belum mengonfirmasi pendaftarannya kepada KPU Kabupaten Malang.

Pewarta: Farik Fajarwati
Penyunting: Bayu Mulya
Copy Editor: Dwi Lindawati