10 Bulan, Catat 90 Kasus Kebakaran

KEPANJEN – Sepanjang musim kemarau lalu, kebakaran masih menjadi musibah yang paling dominan di Kabupaten Malang. Data Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPBK) Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang mencatat, sampai bulan Oktober angka kebakaran telah melampaui catatan dari tahun 2018 lalu.

”Tahun 2018 lalu sebanyak 86 peristiwa, sedangkan tahun ini sampai Oktober saja sudah tercatat 90 kasus,” kata Kepala Bidang PPBK Damkar Kabupaten Malang Goly Karyanto.

Sementara di bulan ini sampai tanggal 5 November lalu, Goly menuturkan bahwa pihaknya telah menangani 4 kasus kebakaran. ”Di bulan Oktober saja tahun lalu ada 17 kasus, sedangkan tahun ini ada 34 kasus.

Naik dua kali lipat. Jadi kalau dari segi kasus kami pastikan naik dibanding tahun sebelumnya,” sambungnya. Selain faktor human error, panjangnya musim kemarau tahun ini juga menjadi salah satu faktor utama penyebab sering terjadinya kebakaran.

”Penyebabnya macam-macam, tapi mayoritas karena kelalaian manusia. Seperti membuang puntung rokok sembarangan, pembakaran sampah, maupun membuat perapian di kawasan rawan terbakar,” jelas Goly.

Dari segi pemetaan pihaknya, dia menuturkan bahwa potensi kebakaran tertinggi berada di daerah-daerah lingkar kota. Seperti Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Wagir, dan Kecamatan Dau.

Salah satu kendala terbesar yang sekarang sedang dihadapi oleh unit Damkar, masih kata dia, yakni berkaitan dengan jumlah personel yang sangat terbatas. Mantan staf Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) itu menuturkan bahwa saat ini pihaknya memiliki 46 petugas. Dengan bertambahnya 1 armada mobil pemadam pada September lalu, otomatis sekurang-kurangnya Goly harus memiliki 42 petugas yang stand by.

”Jumlah 42 orang itu yang piket saja, tiap mobil minimal dikawal oleh enam orang. Sementara sekarang jumlah kendaraan kami ada tujuh unit. Jadi kalau ditambah dengan yang jaga dan yang stand by di kantor idealnya harus ada 75 sampai 100 petugas,” bebernya. 

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya