1 Jam Setelah Dilantik, Sam Janji Tutup FB dan Youtube di Indonesia

Sam Aliano

Hanya saja, Sam Aliano tidak akan seperti Donald Trump-nya Amerika Serikat yang suka mengusir agama orang lain. Dia berjanji akan merangkul semua warga Indonesia.

“Saya akan jadi Donald Trump-nya Indonesia yang baik, merangkul semua agama dalam NKRI. Bukan Donald Trump-nya Amerika yang mengusir agama orang,” ujar Sam Aliano dalam keterangan terulis yang diterima RADAR MALANG ONLINE, Sabtu? (19/5).

Politikus Partai Islam Damai Aman (Idaman) itu juga berjanji bakal mengusir media sosial Youtube, Facebook, dan Telegram dari Indonesia. Pasalnya, perusahaan yang berasal dari Amerika tersebut menjadi alat untuk mengajarkan para teroris dalam merakit bom

“Saya akan usir mereka semua dari Indonesia,” tegasnya.

Sam meminta kepada Youtube dan Facebook serta Telegram, untuk segera angkat kaki jika tidak mau ikut aturan yang ada di Indonesia.



Yakni memblokir konten-konten yang mebahayakan warga. Karena konten-konten yang ada di situs perusahaan tersebut sangat membahayakan bangsa

“Uang lari ke luar negeri sedangkan Indonesia tidak dapat apa-apa, hanya dapat kejahatan teror bom,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Sam bakal melaporkan tiga media soial tersebut kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

“Indonesia telah mendapat efek buruk, misalnya di Facebook, Youtube dan Telegram bisa mengajarkan orang cara merakit bom,” jelas dia.

“Saya berjanji akan menutupnya 1 jam setelah dilantik menjadi presiden. Saya akan buat Facebook dan Youtube baru khusus milik negara Indonesia,” ungkapnya.

Sementara terhadap aksi teror yang menelan korban warga sipil dan aparat kepolisian di Surabaya dan Riau, Sam mengutuk keras.

Dia juga menyampaikan rasa dukacitanya yang mendalam terhadap korban dari aksi kejam teroris tersebut.

“Saya mengutuk keras aksi teror kejam yang dilakukan teroris, dan juga turut berdukacita bagi para korban bom,” pungkasnya.


(gwn/JPC)