Connect with us

Berita

Cetak Gol Cepat, Inggris Buktikan Diri sebagai Spesialis Bola Mati

kroasia vs inggris

RADAR MALANG ONLINE – Laga berjalan sedikit lamban di awal babak pertama. Inggris berusaha mendominasi dengan penguasaan bola, sementara Kroasia tampaknya ingin membuat peluang secepatnya.

Namun, justru Inggris yang pertama kali mendapat peluang setelah Dele Alli dijatuhkan Luka Modric tepat di depan kotak penalti Kroasia pada menit ke-4. Trippier menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya mengarah tepat ke sudut gawang Subasic.

Gol ini kontan meningkatkan tempo pertandingan. Kroasia dengan cepat merancang serangan ke wilayah pertahanan Inggris. Sejumlah upaya tendangan pun coba dilakukan. Tapi belum bisa mengancam gawang Jordan Pickford.

Duel-duel udara kerap dimenangkan oleh pasukan Inggris. (Mladen Antonov/AFP)

Upaya Kroasia ditanggapi dengan tenang oleh skuad Inggris. Mereka memanfaatkan agresivitas Kroasia dengan melakukan sejumlah serangan balik. Hasilnya, mereka mendapat dua tendangan sudut dalam waktu berdekatan.

Dalam dua kesempatan tendangan sudut itu, Inggris kembali menunjukkan kepiawaian mereka dalam memanfaatkan bola mati. Dua kali pemain Inggris menang dalam duel udara. Sayang, bola belum mengarah ke gawang.

Inggris kembali mendapat peluang melalui set pieces di menit 27. Menyusul pelangaran Dejan Lovren terhadap Sterling. Bola umpan Ashley Young masih bisa ditinju Subasic. Gawang Kroasia kembali aman.

Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, Kroasia semakin gencar menekan Inggris. Namun, peluang yang tercipta belum mampu menggetarkan gawang Pickford. Selain karena pertahanan Inggris yang bermain solid, serangan Kroasia kerap terburu-buru sehingga tidak maksimal.

Skuad Kroasia pun tampak mulai frustrasi untuk bisa menembus pertahanan berlapis milik Inggris. Terlihat dari mulai maraknya pelanggaran yang dilakukan para penggawa Kroasia. Beruntung saja wasit belum memberikan kartu kuning kepada mereka.

Untuk sementara Inggris unggul 1-0 berkat sepakan melengkung Kieran Trippier. Namun, pertandingan masih panjang. Masih banyak peluang yang bisa diciptakan Kroasia di babak kedua.

Susunan pemain Kroasia vs Inggris:

Kroasia (4-2-3-1): 1-Subasic; 2-Vrsaljko, 21-Vida, 6-Lovren, 3-Strinic; 7-Rakitic, 10-Modric; 18-Rebic, 11-Brozovic, 4-Perisic; 17-Mandzukic
Pelatih: Zlatko Dalic

Inggris (3-5-2): 1-Pickford; 2-Walker, 5-Stones, 6-Maguire; 12-Trippier, 8-Henderson, 18-Young; 7-Lingard, 20-Dele; 10-Sterling; 9-Kane
Pelatih: Gareth Southgate

Wasit: Cuneyt Cakir (Turki)

(adw/JPC)

Continue Reading
Advertisement
Comments

Berita

Carlos Tevez Minta Semua Pihak Bujuk Lionel Messi Tak Pensiun

Carlos Tevez mulai meminta agar semua pihak mau turun tangan membujuk Lionel Messi tak pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2018. Masalah ini masih cukup serius di negara pecinta bola tersebut.

Berita Terkini – Carlos Tevez mulai meminta agar semua pihak mau turun tangan membujuk Lionel Messi tak pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2018. Masalah ini masih cukup serius di negara pecinta bola tersebut.

Berita Terbaru – Carlos Tevez mulai meminta agar semua pihak mau turun tangan membujuk Lionel Messi tak pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2018. Masalah ini masih cukup serius di negara pecinta bola tersebut.

Kegagalan lajug Timnas Argentina pada Piala Dunia 2018 yang lalu jelas membuat Lionel Messi nelangsa. Daftar kegagalan La Pulga bersama Tim Tango semakin panjang dan lebar kali tinggi bagi luas penampang.

Kegagalan tersebut sontak kembali pancing spekulasi jika Lionel Messi bakalan jadi pensiun dari tim nasional. Usia bintang Barcelona itu sendiri sudah tak muda lagi (mencapai 31 tahun). Wajar jika ia mulai berpikir untuk mundur.

Tersingkirnya Argentina membuat Lionel Messi lagi-lagi gagal dalam upaya meraih trofi Piala Dunia. Empat tahun lalu di Brasil, Messi juga kadung gagal membawa Argentina juara setelah kalah 0-1 dari Jerman.

Tak peduli meskipun Timnas Argentina harus gagal, Carlos Tevez tetap saja meminta Lionel Messi agar tak benar-benar pensiun dari tim nasional. Ia bahkan mengimbau kalau bisa semua pihak sekalian ikut turun tangan membantu Messi membawa Argentina meraih prestasi lagi.

Advertisement

“Menurut saya Leo (Lionel Messi) itu harus memikirkan dirinya sendiri. Dia harus berpikir bahwa kalau tidak ada proyek yang membuatnya bahagia dan di mana dia merasa nyaman, sulit sekali untuk mengambil tanggung jawab memimpin Argentina untuk jadi juara sendirian,” sambut Tevez melalui ESPN.

“Kami sudah membuang-buang banyak waktu tidak membuatnya bahagia. Kami buang waktu tidak mampu memberikan bantuan ke dia untuk mencapai target itu. Kami salah karena tidak bisa membantunya merasa nyaman,” lanjutnya lagi.

“Sebagai pemain dan seorang pria asal Argentina, saya mengatakan kepadanya bahwa kita masih membutuhkan dirinya, bahwa dia mencoba untuk beristirahat, bahwa dia harus tetap berpikir setenang mungkin dan kita membutuhkannya.”

“Kami membutuhkannya karena dia adalah jiwa Argentina dan selama dia terus bermain sepak bola, itu harus seperti itu karena dia idola terbesar Argentina dan ia harus mengambil tanggung jawab itu.”

“Saya katakan padanya untuk beristirahat saja dulu, tetap tenang dan mencoba untuk tetap sehat, kemudian kita perlu dirinya untuk mengambil alih dan berada di lapangan lagi,” pungkasnya.

Continue Reading

Berita

Lionel Messi Keluar dari 3 Besar Bursa Ballon d’Or 2018

JPNN.com

RADAR MALANG ONLINE, PARIS – Superstar Barcelona, Lionel Messi bisa jadi terlempar dari tiga besar Ballon d’Or tahun ini. Performa buruk La Pulga di Piala Dunia 2018 jadi tolak ukur utama.

Sebagaimana diketahui, bomber 31 tahun itu hanya mampu membawa tim tango melaju ke 16 besar sebelum dihentikan sang juara Prancis.

Hal tersebut tergambar di rumah bursa Oddschecker. Nama Messi yang sebelum Piala Dunia digelar berada di posisi ketiga di bawah Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah, kini tergusur ke tempat keempat dengan koefisien 13. Jauh tertinggal dari CR7 yang masih memimpin dengan koefisien 1,25 meski dia juga hanya sampai 16 besar bersama Portugal.

Nah, penampilan memikat di Piala Dunia membuat Luka Modric dan Kylian Mbappe yang menggusur Messi. Modric yang jadi pemain terbaik di Rusia dengan koefisien 5. Sedangkan Mbappe yang berstatus pemain muda terbaik ada di posisi ketiga dengan koefisien 11.

Namun, eks striker Inggris dan rekan setim CR7 di Manchester United Wayne Rooney tidak sepakat dengan asumsi bahwa Messi sudah habis. Bahkan, striker yang kini membela klub MLS DC United itu mengatakan bahwa Messi masih lebih baik ketimbang Ronaldo.

”Saya sudah mengatakan itu sebelulmnya. Keduanya (Messi dan Ronaldo, Red) adalah pemain hebat di sepak bola. Namun, di mata saya, Messi tetaplah yang terbaik,” kata striker 33 tahun tersebut seperti dilansir Goal.

Namun, baik Messi maupun penggemarnya tidak perlu berkecil hati andai La Pulga benar-benar tidak masuk tiga besar nominasi Ballon d’Or. Sebab, ada gelar “hiburan” dari FIFA untuk gol terbaik di Piala Dunia.

Ya, satu-satunya gol Messi di Rusia yang dicetak ke gawang Nigeria di matchday pemungkas fase grup masuk nominasi. Hanya saja, untuk penghargaan tersebut Messi juga harus bersaing dengan beberapa gol cantik seperti sepakan bebas Ronaldo ke gawang Ronaldo dan bek Prancis Benjamin Pavard melawan Argentina di 16 besar. (io)

Continue Reading

Berita

Saking Bencinya Pada Griezmann dan Prancis, Kiper Belgia Matikan TV

Saking bencinya pada Antoine Griezmann dan timnas Prancis, kiper Belgia Thibaut Courtois memilih mematikan TV saat akhir final Piala Dunia 2018.

Saking bencinya pada Antoine Griezmann dan timnas Prancis, kiper Belgia Thibaut Courtois memilih mematikan TV saat akhir final Piala Dunia 2018.

Berita Bola – Saking bencinya pada Antoine Griezmann dan timnas Prancis, kiper Belgia Thibaut Courtois mematikan TV sebelum final Piala Dunia 2018 usai, guna menghindari melihat para pemain Les Bleus mengangkat trofi.

Kiper Chelsea Thibaut Courtois mengaku mematikan TV sebelum peluit akhir kemenangan Piala Dunia Prancis atas Kroasia usai perseteruannya dengan Antoine Greizmann. Sebelumnya, kiper 26 tahun itu meluncurkan kritik pedas tentang taktik permainan Prancis pada partai semifinal saat Belgia kalah 1-0.

Courtois kesal dengan gaya permainan skuad asuhan Didier Deschamps, mengatakan kepada wartawan: “Saya lebih suka kalah di perempat final dari Brasil. Setidaknya mereka adalah tim yang ingin bermain sepakbola.”

Kritiks tajam ini memicu komentar balasan dari skuad Les Bleus, dengan Greizmann mengatakan bahwa klub Courtois, Chelsea, tidak mampu memainkan sepakbola ala Barcelona.

Advertisement

Komentar pemain depan Atletico Madrid itu tampaknya memicu kemarahan Courtois dan dia pun menolak untuk menonton tim Prancis mengangkat trofi Piala Dunia.

Courtois mengatakan kepada surat kabar Belgia RTBF: “Saya menonton pertandingan final [Piala Dunia 2018], tetapi saya mematikan TV pada menit ke-94. Saya tidak ingin melihat Prancis merayakan kemenangan mereka. Tapi saya tidak melewatkan semuanya.”

Courtois kemudian mengungkapkan dia menyalakan TV-nya kembali setelah teman-temannya mengatakan bahwa dia memperoleh penghargaan Sarung Tangan Emas.

Dia menambahkan: “Teman-teman mengatakan bahwa Luka Modric baru saja mendapat penghargaan untuk Pemain Terbaik dan pengumuman kiper terbaik akan segera dilakukan. Ketika mereka mengatakan itu, saya menyalakan TV kembali, dan memutar ulang rekamannya sehingga saya bisa menontonnya.”

“[Hadiah Sarung Tangan Emas] Ini adalah kehormatan luar biasa, dan saya senang saya dapat membantu Belgia dengan membuat banyak penyelamatan. Tapi itu bukan prioritas utama. Saya ingin sampai ke final.”

Dengan mengklaim trofi Sarung Tangan Emas, Courtois menjadi kiper kedua yang pernah memenangkan Golden Glove tanpa memenangkan Piala Dunia, dengan Oliver Kahn asal Jerman memenangkannya pada 2002.

Continue Reading
#Grup APWDLGFGAGDPts
1UruguayUruguay33005059
2RussiaRussia32018446
3Saudi ArabiaSaudi Arabia310227-53
4MesirMesir300326-40
#Grup BPWDLGFGAGDPts
1SpanyolSpanyol31206515
2PortugalPortugal31205415
3IranIran31112204
4MarokoMaroko301224-21
#Grup CPWDLGFGAGDPts
1PrancisPrancis32103127
2DenmarkDenmark31202115
3PeruPeru31022203
4Australia301225-31
#Grup DPWDLGFGAGDPts
1KroasiaKroasia33007169
2Argentina311135-24
3NigeriaNigeria310234-13
4IslandiaIslandia301225-31
#Grup EPWDLGFGAGDPts
1BrazilBrazil32105147
2SwissSwiss31205415
3SerbiaSerbia310224-23
4Kosta RikaKosta Rika301225-31
#Grup FPWDLGFGAGDPts
1SwediaSwedia32015236
2MeksikoMeksiko320134-16
3Korea SelatanKorea Selatan31023303
4JermanJerman310224-23
#Grup GPWDLGFGAGDPts
1BelgiaBelgia33009279
2InggrisInggris32018356
3TunisiaTunisia310258-33
4PanamaPanama3003211-90
#Grup HPWDLGFGAGDPts
1KolombiaKolombia32015236
2SenegalSenegal31114404
3JepangJepang31114404
4PolandiaPolandia310225-33

Trending