Simulator Astronot di Jatim Park 1 Ternyata Dulunya Pernah Jadi Alat Terapi Sakit Punggung

KOTA BATU – Sebuah alat berbentuk seperti sebuah roda berputar atau cakram dan memiliki poros bebas 360 derajat yang ditemukan pada tahun 1964 menjadi awal sejarah simulator astronot dan pilot. Alat yang disebut giroskop ini dalam latihan astronot dan pilot ukurannya cukup besar dan disebut Aerotrim.

Giroskop sebenarnya telah ditemukan oleh berbagai penemu tahun 1964. Akan tetapi pengembangannya menjadi Aerotrim diawali tahun 1980-an oleh ilmuwan Austria, Helmut Suchy. Awalnya alat ini dinamai Suchy 3D-Fun dan digunakan untuk terapi tulang punggung teman Suchy yang sakit.

Dalam pengembangannya, Suchy tidak berhasil mendapatkan hak paten dan memberikan haknya ke pengusaha asal Jerman, Hermann Dittrich yang memiliki sebuah perusahaan ekspor-impor Contactos Trading. Dittrich kemudian melakukan pengembangan alat dan memberinya nama baru yakni Aerotrim.

Ia mengembangkan Aerotrim menjadi alat yang lebih aman. Dalam ciptaan Suchy, alat ini hanya bisa digunakan untuk manusia dengan tinggi tertentu. Sedangkan dalam genggaman Dittrich, alat ini punya mekanisme mesin yang dapat menyesuaikan panjang kaki.

Sejak itu, Aerotrim mulai berproduksi di Jerman, Korea, Taiwan dan Amerika Serikat. Alat yang semula dirujuk untuk tempat gym atau rumah sakit untuk terapi nyatanya tidak terealisasikan karena harganya yang tidak bisa dijangkau.

Akhirnya, alat ini digunakan oleh angkatan udara Korea dan badan antariksa Jerman untuk pelatihan astronot. Hingga hari ini alat ini digunakan para astronot untuk latihan keseimbangan sebelum menuju antariksa yang tidak memiliki gravitasi.

Kabar gembira buat yang penasaran, simulator astronot ini bisa Anda temukan di Jatim Park 1 tepatnya di Science Center. Kamu bisa mencoba langsung dan merasakan gimana sih rasanya berada dalam sebuah ruangan sempit yang berputar-putar tanpa gravitasi.

Alat ini di Jatim Park 1 disebut Gyroscope. “Sebenarnya ini tujuannya bukan sebagai wahana atau permainan, tapi sebagi bentuk edukasi buat yang siap-siap pengin jadi astronot,” terang Guest of Relation Jatim Park 1, Budi Handoko.

Gyroscope di Jatim Park 1 ini berisi 4 kursi yang mampu menahan beban hingga 320 kilogram. Alat ini berputar-putar ke segala arah dengan kecepatan maksimal 55 km/jam. Hayo, buat kalian yang mau coba pastikan dalam kondisi fit biar nggak mual!

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Jatim Park Group
Penyunting: Fia