Seru-Seruan Lomba Patrol di Museum Angkut

MALANG KOTA – Suasana pintu masuk Museum Angkut, nampak lebih ramai dari biasanya, Rabu (6/6). Irama musik tradisional yang terdengar saling beradu dari kejauhan mampu menambah semarak rangkaian perlombaan “Ramadhan Nan Berkah” (6/6).

Tak salah, jika hal itupun mampu menyita perhatian beberapa pengunjung. Pasalnya, kegiatan lomba patrol ini berlangsung di jam-jam ngabuburit. Ada 5 tim yang unjuk kebolehan. Di antaranya, grup Sastro Kardiman Percussion, Isaba II dan Apel Ireng.

Tak hanya sekadar bermain kentongan. Peserta yang notabenenya masuk kategori senior, berusia 13-20 tahun ini juga sama-sama jago mengaransemen lagu hingga mengkolaborasikan alat musik tradisional lain, salah satunya gamelan.

Menurut Ade Ana Tri Wahyuningsih, juri sekaligus sekaligus seniman Kota Batu. Para peserta senior ini diakui memang lebih atraktif. Baik, tata musik, kreativitas hingga estetika.

“Untuk senior memang sangat variatif. Apalagi patrol kan memang khas pakai kentongan buat bangunin orang sahur. Selebihnya kreativitas alat musik tergantung kita sendiri,” Kata Ade.

Selain 5 tim tersebut, juga ada 5 tim senior lagi yang akan adu jago patrol Kamis sore (7/6). Nantinya, 4 tim terpilih harus tampil kembali di grand final pada Sabtu (9/6) mendatang. Bersama dengan tim junior. “Biasanya nanti mereka akan bawakan konsep baru,” imbuh Rana Mei, Pubic Relation Museum Angkut.

Pewarta: Feni Yusnia
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Feni Yusnia