Mau Rasakan Gaya Hidup Presiden ketika Terbang? Ya di Museum Angkut

KOTA BATU – Jika tidak bisa jadi presiden selama hidup, Anda tidak perlu risau dan sakit hati. Museum Angkut Kota Batu menyediakan obat itu, yakni replika pesawat pribadi presiden.

Anda bisa menjadi presiden seharian selama berada di Museum Angkut.
Bagaimana tidak, dari awal masuk Anda, sudah disapa oleh penataan ruang makan presiden lengkap dengan piring dan sendok dan garpu yang tertata rapi bak penyajian restoran bintang lima. Tapi, jangan harap ada pelayan yang akan mengantarkan anda makanan. Ingat, itu hanya replika.

Setelah lewat ruang makan presiden, Anda bisa beralih ke ruang rapat presiden. Di sini terdapat dua sofa nyaman yang saling berhadapan dimana setiap pojoknya di sediakan aneka minuman, mulai dari susu, soda, sampai minuman beralkohol dan juga gelas cantik

“Sebenarnya ini alkohol nggak ada ya di pesawat kepresidenan, ini cuma untuk pajangan aja. Tapi ini asli loh semua,” tutur Pramugari Replika Pesawat Kepresidenan Museum Angkut Fitria Lum’atul wardah.

Setelah dari ruang rapat, Anda bisa menikmati ruang kerja presiden. Di sini sudah disediakan meja beserta kursi nyaman. Tak hanya itu lampu dan telepon bergaya vintage yang terletak di meja kerja juga siap memanjakan keinginan berfoto pengunjung.

“Apalagi di belakangnya ada replika patung pak Habibie sebagai tokoh dirgantara Indonesia,” tutur wanita asal Kediri itu.

Wahana repilka pesawat presiden RI 1 yang terletak di Runaway 27 Museum Angkut ini memang lengkap juga. Setelah ada ruang makan, rapat dan juga kerja, Anda juga bisa merasakan mempunyai Paspampers, karena di pesawat replika ini juga menyediakan ruangan paspampers presiden yang bisa dinikmati juga oleh para pengunjung.

“Kan ini replika ya jadi ada 24 kursi, aslinya 22 kursi tapi nggak mengurangi keasliannya kok. Seru deh,” papar Fitria.

Lengkap sekali. Kalau mau merasakan jadi presiden dengan pesawat presidennya, Museum Angkut bukan pilihan yang salah untuk memenuhi keinginan Anda.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia