Indonesian Heritage Museum, Tarik Minat Millenial dengan Teknologi Kekinian

KOTA BATU – Museum sejatinya merupakan tempat yang kaya akan ilmu pengetahuan terutama sejarah. Namun demikian, kids jaman now agaknya sedikit susah diajak ke museum. Generasi millennial cenderung menyukai tempat kekinian yang bernuansa kebaruan daripada museum yang dirasa kurang beken.

Mengatasi hal ini, manajemen Jatim Park Group menciptakan museum modern bertajuk Indonesian Heritage Museum. Di Indonesia, ini merupakan museum modern pertama kali dan berada di kawasan Jatim Park 1. Indonesian Heritage Museum ini menggunakan teknologi AR, apa itu?

AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Di Indonesian Heritage Museum, Anda cukup mendownload aplikasi augmented reality di play store maupun apple store. Setelah itu, scan saja gambar di dalam museum tersebut yang memiliki simbol barcode.

Tara! Gambar-gambar sejarah di tembok museum tersebut otomatis akan hidup atau bergerak di layar gawai Anda. Gambar tersebut memiliki sound effects dan juga bisa dibuat selfie loh. Sehingga edukasi yang diberikan lebih seru.

Gambar yang bergerak diantaranya gambar orang suku Melayu berdasarkan pendapat Hogen. Dalam penjelasannya, Hogen menyebutkan bahwa Melayu pesisir yang beramilasi secara genetik dengan bangsa Mongol yang datang pada gelombang pertama (Proto Melayu dan Deutro Melayu). Bangsa ini menyebar sekitar tahun 3000 hingga 1500 masehi. Gambar tersebut mengeluarkan suara khas lelaki dan gerakan-gerakan tangan.

“Ya memang kita ingin menghilangkan stigma bahwa museum itu menjenuhkan. Kita ingin membidik generasi millennial yang cenderung lebih suka hal-hal yang berbau modernitas. Nah dengan adanya teknologi AR ini, pengalaman belajar di museum ini bisa lebih instagramable,” terang Guest of Relation JTP 1, Budi Handoko.

Sebagai Informasi, museum ini memiliki ratusan koleksi purbakala mulai yang berumur 70 hingga 2000 tahun. Beberapa diantaranya ada sebuah pencetak koin emas jaman Kerajaan Majapahit. Koleksi benda purbakala di Indonesian Museum Herritage dijamin asli karena sudah melalui verifikasi dan pencarian di lokasi asal.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Muhammad Syahrur Riza
Penyunting: Fia